Jumat, 18 Februari 2011

Penalaran Induktif

Metode Penalaran Induktif (Khusus - Umum) adalah suatu penalaran yang berasal dari kejadian khusus hasil pengamatan empiris dan menghasilkan sebuah kesimpulan atupun pengetahuan baru yang bersifat umum.

Penalarn Induktif terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya :

*Generalisasi
Merupakan proses penalaran hyang bertolak dari kejadian individual menjadi kesimpulan umum

Contoh :
-Budi Mahasiswa 3KA12 Rajin Belajar
-Susi Mahasiswi 3KA12 Rajin Belajar
=Mahasiswa-Mahasiswi 3KA12 Rajin Belajar
Pernyataan diatas hanya memiliki kebenaran probabilitas atau kemungkinan, karena sesungguhnya tidak semua diselidiki kebenaranya
-Anto Mahasiswa 3KA12 Malas Belajar

Generalisasi terbagi menjadi dua, antara lain :

1.Generalisasi Sempurna
Dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki

Contoh : Sensus Penduduk

2.Generalisasi Tidak Sempurna
Dimana kesimpulan diambil dari sebagian kejadian yang diselidiki dan diterpkan pada kejadian yang sama

Contoh : Semua penduduk Indonesia menggunakan nasi sebagai makanan pokok.

*Analogi
Persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk lain.
Merupakan salah satu proses morfologi dimana dalam analogi, pembetukan terjadi dari kata yang telah ada.

Contoh : Mahasiswa-Mahasiswi, Siswa-Siswi, Putra-Putri, Dewa-Dewi, dll.

Anlogi Terbagi menjadi dua, antara lain :

1.Analogi Induktif
Analogi yang disusun berdasarkan persamaan pada dua kejadian, lalu ditarik sebuah kesimpulan bahwa pada kejadian pertama, terjadi pula pada kejadian kedua.

Contoh :
-Budi pintar karena belajar setiap hari
-Susi akan pintar bila belajar setiap hari

2.Analogi Deklaratif
Metode untuk menjelaskan atau menegaskan sesuatu yang belum dikenal atau diketahui, dengan sesuatu yang dikenal atau diketahui.

Contoh : Ilmu pengetahuan dibangun oleh fakta-fakta sebagaimana sebuah rumah dibangun oleh batu-batu. Tapi tidak semua kumpulan fakta adalah ilmu, sebagaimana tidak semua kumpulan batu adalah rumah.

*Kausalitas
Merupakan prinsip kerja sebab-akibat yang dharuri dan pasti antara segala kejadian, serta setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan. Keharusan dan keaslian sistem kausal merupakan bagian dari ilmu-ilmu manusia yang telah dikenal bersama dan tidak diliputi keraguan apapun.

"beberapa definisi diambil dari wikipedia dan sumber lainya"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar